Hukum Dana Talangan Umroh

Indonesia Haji Umroh Travel menyelanggarakan dana talangan umroh sesuai syariat Islam dimana dana talangan ini bebas RIBA dan HALAL.

Dalam penyediaan dana talangan umroh ini kami bekerja sama dengan perusahaan finance bebasis syariah yaitu Amitra Syariah (Group Astra International) dimana di dalamnya ada 2 orang Kyai sebagai Dewan Pengawas Syariah yang mengawasi kegiatan perusahaan finance syariah ini sehingga menjamin operasional sesuai dengan syariah Islam.

Berikut skema dana talangan umroh yang dipakai oleh kami :

  1. Dalam penyaluran dana talangan umroh melibatkan 3 pihak yaitu Travel Indonesia Haji Umroh, Calon Jamaah dan Amitra Syariah sebagai pemilik dana.
  2. Travel Indonesia Haji Umroh sebagai penyelanggara kegiatan umroh.
  3. Amitra Syariah membeli produk Umroh dari Travel Indonesia Haji Umroh
  4. Produk Umroh ini akan ditambahkan keuntungan untuk Amitra Syariah misal beli Rp 23 juta akan ditambahkan Rp 3 juta maka nanti Amitra Syariah menjual Umroh Rp 26 juta dan bisa dicicil tanpa bunga.
  5. Akadnya memakai akad Jual Beli atau Murabahah sehingga tanpa RIBA dan HALAL

Murabahah adalah perjanjian jual-beli antara penjual dengan nasabah. Penjual membeli barang yang diperlukan nasabah kemudian menjualnya kepada nasabah yang bersangkutan sebesar harga perolehan ditambah dengan margin keuntungan yang disepakati antara penjual dan nasabah.

Murabahah, dalam konotasi Islam pada dasarnya berarti penjualan. Satu hal yang membedakannya dengan cara penjualan yang lain adalah bahwa penjual dalam murabahah secara jelas memberi tahu kepada pembeli berapa nilai pokok barang/jasa tersebut dan berapa besar keuntungan yang dibebankannya pada nilai tersebut. Keuntungan tersebut bisa berupa lump sum atau berdasarkan persentase.

Nah disini kami sebagai penjual jasa wisata Umroh dan jamaah membeli jasa kami sesuai harga yang disepakati dan pembayaran secara mencicil atau kredit pembayaran umrohnya.

Apakah biaya perjalanan Ibadah Umroh boleh dilakukan dengan cara berhutang dan pembayarannya dengan cara diangsur setelah ibadah umrah tersebut dilaksanakan ?

Boleh, dengan syarat sumber hutangnya adalah halal dan nasabah berkeinginan atau mampu melunasinya pada waktu yang ditentukan. Pada prinsipnya hukum setiap muamalah itu dibolehkan kecuali ada dalil yang melarangnya (kaidah fiqih).


Bagaimana Kredit Yang diBolehkan dalam Islam?


Jadi untuk anda yang ingin wisata Religi Umroh tapi belum ada uang cash dan bisa mencicil maka inilah produk kami yang bisa membantu anda untuk melihat rumah ALLAH SWT di Mekah dan Medina.

Wujudkan impian ibadah Umroh Anda bersama kami, kami akan mengantar anda beribadah dengan SUNNAH, Aman dan Nyaman.

KLIK DI SINI UNTUK DAFTAR DANA TALANGAN UMROH